Jom sertai ibadat qurban Bah 1

Home islam Makanan

Ibadah Qurban merupakan amalan yang sangat dituntut dalam Islam. Tujuannya adalah sebagai amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia telah disyariatkan pada tahun kedua hijrah. Amalan Qurban menjadi satu ibadah tahunan bagi masyarakat Islam khususnya di Malaysia yang melakukan penyembelihan Qurban

samada dilakukan di masjid, surau, balai raya, padang awam, taman perumahan atau rumah persendirian. Pelbagai cara dan kaedah dilakukan oleh masyarakat awam dalam melaksanakan penyembelihan qurban.

Tahun ini krew IMIM & PPMM akan ke India ..Tempahan masih di buka

Dalil Disyari’atkannya Kurban

Allah SWT telah mensyariatkan kurban dengan firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.” (Al-Kautsar: 1 — 3). “Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya.” (Al-Hajj: 36).

Disambut oleh Datuk Jawahar Ali kepulangan ibadat Qurban IMIM & PPMM yang kembali dari India

Keutamaan Ibadah Kurban

Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda, “Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.” (HR Tirmidzi).

Hukum Berkurban

Ibadah kurban hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Bagi orang yang mampu melakukannya lalu ia meninggalkan hal itu, maka ia dihukumi makruh. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa Nabi saw pernah berkurban dengan dua kambing kibasy yang sama-sama berwarna putih kehitam-hitaman dan bertanduk.

Beliau sendiri yang menyembelih kurban tersebut, dan membacakan nama Allah serta bertakbir (waktu memotongnya). Dari Ummu Salamah ra, Nabi saw bersabda, “Dan jika kalian telah melihat hilal (tanggal) masuknya bulan Dzul Hijjah, dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia membiarkan rambut dan kukunya.

” HR Muslim Arti sabda Nabi saw, ” ingin berkorban” adalah dalil bahwa ibadah kurban ini sunnah, bukan wajib. Diriwayatkan dari Abu Bakar dan Umar ra bahwa mereka berdua belum pernah melakukan kurban untuk keluarga mereka berdua, lantaran keduanya takut jika perihal kurban itu dianggap wajib.

Projek air minuman di Bihar oleh IMIM & PPMM hasil sumbangan lebihan Qurban di laksanakan oleh Rehab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *